Kebiasaan Krusial yang Sebaiknya Dilakukan di Umur 20-an

40% tindakan yang dilakukan orang setiap hari berasal dari kebiasaan

Kebanyakan dari kita mungkin menganggap usia 20-an adalah masa-masa paling menyenangkan dalam hidup. Banyak hal baru dan pengalaman yang dulunya ngga boleh atau belum pernah, akhirnya bisa dirasakan di umur yang disebut anak kecil udah engga, remaja bukan, dewasa juga belum ini.

Di sisi lain, masa quarter life ini juga yang akhirnya menciptakan banyak kebiasaan yang terbentuk dengan sendirinya. Kebiasaan yang entah baik atau buruk ini jelas bisa berdampak langsung sama fase kehidupan selanjutnya. Fase ketika semua yang kita lakukan, pasti ada konsekuensi dan tanggung jawabnya.

Sebuah penelitian dari Duke University tahun 2006 membuktikan bahwa lebih dari 40% tindakan yang dilakukan orang setiap hari bukanlah keputusan yang sebenarnya, melainkan dari kebiasaan. Dari pengertiannya, kebiasaan ngga lebih dari pilihan yang kita buat setiap hari, tanpa harus berpikir, yang terus menerus kita lakukan. 

Jadi umur 20-an penting banget punya kebiasaan yang baik?

Tergantung, Brads. Kalau menurut bapak investasi dunia Warren Buffet, ada dua hal terpenting untuk dikembangkan di umur 20-an, yaitu pendidikan dan kebiasaan. Pendidikan formal atau informal yang bisa didapatkan dari mana aja bisa membantu membuka potensi, sedangkan kebiasaan yang membuat kita terus naik level. Jadi kalau lo mau naik level, ya pasti penting banget, sih.

Oke, jadi umur 20-an kebiasaan apa aja yang sebaiknya dilakuin?

Gini, punya kehidupan di masa mendatang yang mencerminkan diri kita sendiri itu pasti rasanya surga dunia banget. Contohnya, punya kerjaan yang sesuai passion atau bisa nyalurin hobi dari uang sendiri, dan masih banyak contoh lainnya. Intinya, bisa menjalani kehidupan yang lo impikan selama ini.

Semuanya bisa jadi kenyataan dan segalanya dimulai dengan melakukan kebiasaan. Fungsinya, kebiasaan ini  jadi pondasi kuat lo demi membangun masa depan yang cerah. Perhatiin, Brads, kebiasaan baik apa aja yang dikutip dari under30ceo dan The New York Times:

1. Banyak Bereksperimen

Belajar dari kesalahan adalah koentji

Ngga ada waktu yang lebih tepat untuk mencoba hal baru atau bereksperimen, selain umur 20-an. Dengan tenaga, waktu, dan semangat yang lagi banyak-banyaknya, merasakan kegagalan bukan jadi masalah. Justru dari kegagalan kita bisa banyak belajar, kan?

Banyak bereksperimen di usia ini membantu mengenal lebih banyak tentang diri kita sendiri dan bisa mencari tau kira-kira jadi seperti apa kita nanti. Tujuan dari bereksperimen adalah untuk menemukan kegiatan, hobi, passion, hingga pekerjaan apa yang paling cocok untuk kita.

2. Bersyukur

Bersyukur boleh, puas jangan

Biasakan banyak bersyukur. Lihat sekeliling dan sadar. Dengan mempunyai kebiasaan bersyukur, kita bisa membuat diri kita untuk fokus dengan apa yang kita miliki sekarang dan bukan sebaliknya. Dari sini, kita bisa buat rencana dan lakukan dengan step by step.

Menurut Robert Emmons, penulis buku How The New Science of Gratitude Can Make You Happier, mereka yang bersyukur cenderung lebih kreatif, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, dan memiliki hubungan sosial yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak.

3. Perluas Pengetahuan

Semakin banyak tau, semakin baik

Kunto Aji dalam lagunya berjudul Pengingat bilang bahwa dunia ini lebih luas dari ruang kelas. Kenapa? Karena pendidikan dan pengetahuan jangan pernah terbatas hanya dari lingkup sekolah. Perluas wawasan, informasi, dan referensi. Gunanya? Jelas untuk menambah perspektif atau sudut pandang kita. Semakin banyak tau, semakin baik.

Caranya? Bisa dengan baca buku, dengerin podcast, ngobrol dengan siapa pun, nonton video, dll. Brendon Burchard, penulis buku terlaris New York Times The Charge, menyebutkan bahwa salah satu hal yang dilakukan orang untuk maju dalam hidup adalah mencari tau apa yang mereka inginkan untuk dilakukan selama sisa hidup mereka dan berkomitmen untuk mempelajari segala sesuatu yang ada tentang bidang tertentu itu. 

4. Kembangkan Pertemanan yang Berkualitas

Coba liat lagi gimana temen-temen deket lo, Brads

Jim Rohn, penulis buku 7 Strategist for Wealth and Happiness pernah berkata, “Anda adalah rata-rata dari lima orang yang paling sering Anda habiskan bersama”.

Coba liat lagi teman-teman lo, Brads. Kalau memang benar, lakukan berbagai cara untuk bisa berkembang bersama. Selalu kelilingi diri kita dengan orang yang terus mau memperbaiki diri lebih baik dan bergerak maju.

5. Temukan Pekerjaan yang Membahagiakan

Katanya, pekerjaan juga menentukan kebahagiaan

Penelitian Ohio State University menemukan bahwa kehidupan kerja di usia 20-an dapat memengaruhi kesehatan mental usia tua. Orang yang kurang bahagia dalam pekerjaannya lebih mungkin menderita depresi, stres, dan mengalami masalah tidur serta mempunyai kesehatan mental yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang bahagia dengan pekerjaannya.

Jadi, pastikan pekerjaan lo nanti adalah pekerjaan yang membahagiakan dan emang bener-bener sesuai sama lo, Brads!

Referensi:
https://www.under30ceo.com/7-habits-highly-effective-20-year-olds/
https://www.nytimes.com/interactive/2016/10/16/well/live/health-tips-for-your-20s.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.